BERITA

  • SMPN 1 BEKASI SABET JUARA STORY TELLING KOTA BEKASI

    SMPN 1 BEKASI SABET JUARA STORY TELLING KOTA BEKASI

    BEKASI TIMUR- Dilatar belakangi kekayaan akan sejarah dan cerita rakyat Indonesia, siswa SMPN 1 Bekasi berhasil meraih juara pertama stori telling tingkat Kota Bekasi. Kejuaraan stori telling yang diselenggarakan tersebut dilakukan untuk membudayakan dan mengembangkan kesenian tradisional di Indonesia.
     
    Dari penuturan Kepala Sekolah SMPN 1 Bekasi, Eni Holidah, keberhasilan siswi SMPN 1 Bekasi meraih juara pertama perlombaan stori telling cerita sejarah Indonesia, membuktikan bahwa pengimplementasian kurikulum 2013 yang menuntut siswa untuk lebih aktif dan kreatif dalam belajar sudah dibuktikan.

    "Keberhasilan ini bukti nyata bahwa apa yang diajarkan guru kepada siswanya berjalan dengan baik," tuturnya.

    Ditambahkan Eni, selain itu pula keberhasilan ini membuktikan bahwa nilai sejarah yang banyak mengandung unsur pendidikan di dalamnya, jika diterapkan dengan baik kepada siswa di sekolah akan membawa dampak yang positif.

    Selain itu pula, keragaman dan kekayaan ceritanya tersebut bisa dijadikan pula sebagai salah satu pendidikan karakter siswa di dalam kelas.

    "Melalui cerita tersebut, siswa juga diajarkan dan dikenalkan berbagai macam karakter, sehingga kedepannya mereka mendapatkan pembelajaran karakter pula bagi diri mereka," papar Eni bersemangat.

    Sementara itu, Chairunnisa Nurul Fira (13), siswi kelas VIII SMPN 1 Bekasi yang juga berhasil meraih juara pertama perlombaan stori telling yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Daerah (Perpusda), mengatakan, bahwa keberhasilannya tersebut tidak lepas dari bimbingan dan arahan para guru, orang tua dan Kepala Sekolah.

    Ia juga menjelaskan, dalam perlombaan tersebut dirinya bukan hanya menceritakan satu karakter saja, melainkan beberapa karakter.

    "Stori telling yang diperlombakan kali ini dan penyampaiannya menggunakan bahasa inggris, kisahnya hampir mirip dengan kehidupan saya," tuturnya.

    Menurut dia, dengan membawakan cerita Joko Kendil ini, ia berharap para pelajar suatu saat nanti tidak melihat seseorang berdasarkan fisiknya saja.

    "Saya berharap kedepannya mereka tidak melihat seseorang berdasarkan fisiknya saja," pungkasnya. (gir/aby)

    sumber : 
    http://www.bekasikota.go.id/

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks